Home / Berita / Demi FAS, Area Parkir STM Disulap Menjadi Stand Bazar Aneka Produk

Demi FAS, Area Parkir STM Disulap Menjadi Stand Bazar Aneka Produk

Area Perkir STM yang Dirubah Menjadi Stand Bazar LDII 2018

LinesKulonprogo-Di samping menyelenggarakan Festival Anak Sholih (FAS), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kulonprogo juga menyelenggarakan  Bazar aneka produk dan kuliner. Area parkir SMK Negeri 2 Pengasih ditata sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk 22 pebazar menjual produk mereka. Letaknya sangat berdekatan dengan area FAS sehingga sangat memudahkan akses pengunjung.

Dari 22 stand yang dibuka, 5 diantaranya merupakan stand Pimpinan Cabang (PC) LDII yaitu PC Samigaluh, PC Pengasih, PC Temon, PC Wates, dan PC Lendah. Aneka produk yang dijual berupa kuliner, merchandise FAS, kaos, dan minuman. “Ayo silakan Bapak Ibu, mampir di stand kami. Ada bakso tusuk, cappucino cincau, bakmi, keripik tempe, dan lain-lain.”, kata Febri mempromosikan produk stand PC Pengasih. Dan memang stand ini cukup unik, satu-satunya stand yang dilengkapi running text, pengeras suara, dan dekorasi dengan jarik.

Baca juga : Sambutan Bupati : FAS LDII Wujud Nyata Pembentukan Karakter Anak Sholeh

Angkringan tobat memasang rambu lalin untuk edukasi anak

Beberapa komunitas muda mudi LDII juga tidak mau kalah. Tercatat ada 4 komunitas yang ambil bagian, yaitu Komunitas Memasak, Komunitas Fotografi, Komunitas Touring, dan Komunitas Wirausaha. Semuanya ramai pengunjung mulai anak-anak sampai orang tua. Yang unik dari Komunitas Touring membuka stand dengan nama Angkringan Tobat, dengan menu aneka kuliner. Pada salah satu sudut, pebazar memasang rambu-rambu lalu lintas. Hal ini tentu saja sangat bagus sebagai sarana edukasi anak.

Ada juga stand lain yang tidak kalah ramai dikunjungi. Dari stand kuliner ada Bakso Mas Aldi, Bubur Kacang Ijo Mas Topan, Dodol Pisang Widodo Family, Pempek Mas Tukijan, Soto Mas Rudi, dan Jus Buah Mas Aar. Stand selain makanan, ada Bakul Kitab Mas Kelik (BKMK), Kalender, Ima Hijab Store, NP Motor, dan produk kaos yang dijual Mas Ahmad Sholehudin.

Beberapa stand bazar bahkan sudah habis sebelum penutupan. “Bazar saya berjalan lancar, dagangan habis. Alhamdulillah puas, terima kasih dan syukur saya kepada panitia atas penyediaan stand”, ungkap Rudi yang menjual produk Soto.

 

Check Also

Mengaji Itu wajib

Pengelolaan Waktu, Agar Tetap Bisa Mengaji di Tengah Kesibukan Milenial

Lines Kulonprogo – Pada talkshow dengan tema “Mengaji Itu Wajib” yang dihelat oleh Dewan Pimpinan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *