Home / Berita / Sambutan Bupati : FAS LDII Wujud Nyata Pembentukan Karakter Anak Sholeh

Sambutan Bupati : FAS LDII Wujud Nyata Pembentukan Karakter Anak Sholeh

Para Tamu Undangan Berfoto Bersama Pada Pembukaan FAS LDII 2018

LinesKulonprogo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kulonprogo sukses menyelenggarakan Festival Anak Sholih (FAS) tahun 2018. Acara dihelat dengan megah, dihadiri tidak kurang dari 1200 orang yang terdiri dari para generus, orang tua, dan segenap tamu undangan menempati Aula SMK Negeri 2 Pengasih dan beberapa ruang kelas di sekitarnya.

Pada Minggu 16 Desember 2018 kemarin, sejak dini hari memang cuaca kurang bersahabat. Namun ternyata hal tersebut tidak menyurutkan niat para peserta lomba, yang memang sudah mempersiapkan diri sejak jauh hari sebelumnya. “Kami sudah mensosialisasikan 12 lomba ini kepada semua PAC LDII sejak Agustus, agar adik-adik bisa bersiap”, kata Teguh Fidinillah sebagai Sie Lomba FAS.

Baca Juga : Demi FAS, Area Parkir STM Disulap Menjadi Stand Bazar Aneka Produk

Ada yang berbeda dalam lantunan ayat Al Quran sebagai pembuka acara. Jika biasanya qori senior dengan membuka mushaf Al Quran, maka dalam Pembukaan FAS ini, yang membaca adalah Faiz, seorang pelajar kelas 3 SLTP Negeri 1 Wates tanpa membuka mushaf. Alhamdulillah, ayat demi ayat pada Surat Nun mampu dilantunkannya dengan fasih tanpa kesalahan. Sebagai catatan, ada mubaligh di belakang mimbar yang menyimak lantunan hafalannya agar bisa mengoreksi jika terjadi kesalahan.

Pada sesi laporan panitia, Abdurrochim menyampaikan bahwa FAS diikuti delegasi dari 28 PAC dengan jumlah anggota kontingen 425 santri. “Ada pula santri yang antusias hadir untuk mensupport teman-temannya. Alhamdulillah banyak orang tua yang hadir juga. Sehingga total yang hadir pagi ini insya Allah sekitar 1250 orang.” papar Abdurrochim.

Ketua DPD LDII Kulonprogo, Pandaya, S.Pd, M.Pd.,  memaparkan bahwa salah satu program LDII yaitu membentuk generasi Islami, dengan pembinaan terencana dan terkontrol, yang bertujuan khusus untuk membina generasi penerus Islam. “Program tersebut diwujudkan melalui sebuah proyek yang diberi nama Penggerak Pembina Generus (PPG). PPG bagus untuk pembinaan generus LDII mulai dari PAUD-TPQ/Pra Cabe Rawit (usia kurang dari 7 tahun), TPQ/Cabe Rawit (anak usia 7 – 13 tahun), Pra Remaja (anak usia 13-16 tahun) dan Remaja Masjid (remaja usia 16 – 30 tahun) sehingga menjadi generus yang alim-faqih, berakhlaqul karimah, dan mandiri.” tandasnya.

Bupati Kulonprogo berhalangan hadir karena berbenturan dengan beberapa acara yang bersamaan. Kali ini, beliau menugaskan Asek 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Jumanto, SH untuk mewakili beliau membacakan sambutan dan membuka acara. “FAS ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter anak sholeh dengan penanaman pengetahuan islami maupun umum, serta sikap sportifitas. Semoga tidak hanya sekedar mencari pemenang, tetapi lebih dari itu untuk membangkitkan potensi dan kreatifitas anak.” kata Bupati yang tertuang dalam sambutan tertulisnya.

Jumanto dan Para Tamu Undangan Sedang Meninjau Lokasi Stand Bazar FAS LDII 2018

Setelah acara dibuka secara resmi oleh Jumanto, para tamu undangan pun foto bersama dan meninjau 22 stand bazar yang menggelar aneka produk. Acara diakhiri dengan ramah tamah di ruangan terpisah.

Check Also

Pengajian dan Talkshow membekali pemudi sebelum menikah

Sambut Hari Kartini, LDII Kulonprogo Adakan Acara Pembinaan Remaja Putri

Lines Kulonprogo – Menyambut Hari Kartini, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *