Home / Berita / Via Daring, LDII Kulonprogo Ikuti Webinar Ketahanan Keluarga

Via Daring, LDII Kulonprogo Ikuti Webinar Ketahanan Keluarga

Dalam rangkaian Pra Munas IX LDII 2021, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) menggelar Webinar Ketahanan Keluarga. Melalui media zoom meeting, webinar sukses dilaksanakan hari ini Sabtu, 27 Februari 2021. Tidak kurang dari 500 akun zoom hadir menyimak webinar. Statistik juga mencatat, terdapat lebih dari 1300 titik pemirsa yang mengakses live streaming di website http://webinar.ldii.or.id/ baik dari dalam maupun luar negeri. Diantara yang hadir dalam zoom merupakan studio mini Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) maupun Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII yang tersebar di seluruh tanah air. DPD LDII Kulonprogo hadir melalui zoom meeting dari studio mini kompleks kantor DPD di Giripeni, Wates, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun Musyawarah Nasional (MUNAS) IX LDII 2021 rencananya akan digelar menjelang Bulan Ramadhan mendatang, tepatnya tanggal 7 – 8 April 2021. Hasil webinar dengan tema Peran Agama dalam Ketahanan Keluarga di Masa Pandemi ini akan menjadi salah satu masukan penting pada Munas IX besok.

Pada pembukaan webinar ketahanan keluarga, Ketua Umum DPP LDII Ir. KH. Chriswanto Santoso, M.Sc. menyampaikan tentang pentingnya keluarga. Ketahanan terkecil dimulai dari keluarga. Perilaku kriminal yang saat ini terjadi, sebagian besar berasal dari keluarga yang kurang terbina dengan baik. Ketika sebuah keluarga terbina dengan baik, maka menjadi sebuah pondasi yang kokoh dalam membangun sumber daya manusia. “LDII berupaya sungguh-sungguh dalam membangun SDM yang profesional religius. Maka Webinar ini merupakan sebuah upaya strategis, dan hasilnya akan menjadi masukan yang memperkaya program umum LDII di Munas nanti.”, papar Chriswanto.

Webinar Ketahanan Keluarga, Langkah Strategis untuk Indonesia Emas 2045

Lebih lanjut, Chriswanto menyampaikan tentang langkah strategis LDII dalam upaya membangun Indonesia Emas 2045. Pembangunan SDM menuju ketahanan bangsa dimulai dari keluarga. Keluarga harmonis, yang memiliki kesejahteraan, dan ketahanan keluarga akan melahirkan generasi emas. Indonesia Emas 2045 memang masih 24 tahun lagi, dan  saat ini adalah waktu yang tepat untuk menyiapkan generasi. LDII memandang bahwa permasalahan sosial ekonomi bukan tugas pemerintah semata. LDII perlu berperan serta bersama pemerintah. “Kita (LDII) menyentuh langsung keluarga. Inilah kesempatan kita membangun SDM. Ini sangat penting, sangat strategis membangun Indonesia Emas 2045, menjadi jariyah kita dalam membangun SDM Profesional Religius. Indonesia harus mandiri, punya daya tahan, harus maju hingga Indonesia Emas 2045 nanti dan seterusnya.” kata Chriswanto.

Studio Mini Kulon Progo
Studio Mini Kulon Progo

Hadir di studio mini LDII Kulonprogo 4 orang pengurus dari jajaran wanhat. Dari pengurus harian dan bagian Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga DPD LDII juga hadir menyimak sampai akhir acara, termasuk ketua H. Pandaya, S. Pd., M. Pd. “Alhamdulillah acara ini dapat berjalan dengan lancar. Kami sangat mendukung acara ini, dalam upaya pendidikan karakter tri sukses sebagai peran kita untuk membangun SDM profesional religius.” kata Pandaya.

Dalam webinar yang dipandu moderator H. Hasim Nasution, S.E, Webinar Ketahanan Keluarga menghadirkan 7 narasumber. Semuanya merupakan ahli di bidangnya. Narasumber pertama yang memberikan paparannya adalah Ibu Maya Septiyana, S. Kom., MM. dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Beliau menyampaikan bahwa Ibu Mensos mengapresiasi webinar ini. Dalam paparannya, menyampaikan tentang Kebijakan Membangun Ketahanan Keluarga dalam Peningkatan Kualitas SDM yang Tinggi dan Berdaya Saing. Visi Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia maju dilakukan dengan membangun SDM unggul, salah satu caranya yaitu meningkatkan peran perempuan. “Menghadapi bonus demografi, sesuai arahan Pak Ketum pada pembukaan tadi, bahwa pembangunan SDM memang dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga.” terang Maya Septiyana.

Pembinaan Keluarga, Rumahku adalah Surgaku

KH Adnan Harahap, salah satu ketua MUI menyampaikan tentang pembinaan keluarga yang ideal menurut islam. Tema ini sangat penting karena unit terkecil dalam bangsa ini adalah keluarga. Jika keluarga baik, maka baiklah bangsa. Jika keluarga tidak terbina dengan baik, maka akan berakibat tidak baik. Baik KH Adnan Harahap maupun KH Aceng Karimulloh sepakat bahwa untuk ketahanan keluarga, caranya adalah mewujudkan “baiti jannati, rumahku adalah surgaku.”

Tangkapan Layar Zoom Webinar Ketahanan Keluarga Bangun karakter bangsa
Tangkapan Layar Zoom Webinar Ketahanan Keluarga Bangun karakter bangsa

Hal tersebut juga diperkuat 4 narasumber yang lain, yaitu Ibu Maria Ulfa Anshor dari Komnas Perempuan, Bapak Amich Alhumami dari KemenPPN/Bappenas, Ibu Nana Maznah Zubir, M. Si yang merupakan psikolog dan pemerhati masalah keluarga, dan Hj. Endang Maria Astuti S. Ag., SH., MH anggota komisi VII DPR RI. Nana Maznah Zubir menyampaikan bahwa seorang ibu hendaknya mendengar aktif, membantu anak mengatasi perasaanya. Di masa pandemi, ibu juga perlu memberikan dukungan positif, jika anak menunjukkan perilaku positif. Berikan anak peluang melakukan sesuatu. Amich Alhumami mempertegas lagi tentang membangun karakter bangsa dimulai dari keluarga. Karena keluarga berperan penting dalam penanaman budi pekerti.

Check Also

Poster Webinar Kebangsaan DPP LDII

LDII Kulonprogo Ikuti Webinar Kebangsaan

Dalam rangkaian Pra Munas IX LDII 2021, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *