Lines Kulon Progo – Jajaran pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kulon Progo mengikuti prosesi pengukuhan, pada Minggu (17/7/2022). Acara pengukuhan berlangsung di Komplek DPD LDII Kulon Progo, Giripeni, Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD LDII Kabupaten Kulon Progo, pada Sabtu (21/5/2022). Secara aklamasi, Musda VII menetapkan H. Pandaya, S. Pd., M. Pd., untuk memimpin LDII Kulon Progo masa bakti 2022-2027.

Turut hadir Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. beserta jajaran, dewan penasihat daerah, Ketua DPD LDII Kulon Progo H. Pandaya, S. Pd., M. Pd. beserta pengurus baru DPD, pengurus PC dan dewan penasihat. 12 bagian DPD LDII Kabupaten Kulon Progo yang dikukuhkan, yaitu Bagian OKK (Organisasi Kaderisasi Dan Keanggotaan), Bagian PKD (Pendidikan Keagamaan dan Dakwah), Bagian PUP (Pendidikan Umum dan Pelatihan), Bagian Pengabdian Masyarakat, Bagian Pemuda, Kepanduan, Olahraga dan Seni Budaya, Bagian HAL (Hubungan Antar Lembaga), Bagian KIM (Komunikasi, Informasi dan Media), Bagian LISDAL (Litbang, IPTEK, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup), Bagian EPM (Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat), Bagian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Bagian Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga, dan Bagian Teknologi Informasi dan Aplikasi Telematika.
Atus mengukuhkan seluruh pengurus yang telah hadir dengan berseragam putih dan hitam. Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) diwakili oleh Pandaya sebagai ketua yang kemudian disusul dengan pernyataan bersedia. Setelah prosesi tersebut, Atus juga memberikan pesan dan bimbingannya.
“Kemampuan leadership (kepemimpinan) perlu ditanamkan kepada semua pengurus, tidak hanya ketuanya saja. Salah satu yang (juga) perlu dilakukan adalah identifikasi kemampuan dan keahlian dari tiap pengurus. Ada yang ahlinya di bidang kemasyarakatan, ada juga yang ahlinya di bidang dakwah dan kelimuan. Meskipun berbeda-beda, tetap harus ada kontribusi yang jelas untuk organisasi.” ujar Atus.
Ia juga menambahkan pentingnya manajemen waktu dan tenaga bagi semua pengurus, terutama pengurus yang baru kali ini mendapat tugas. Hal ini agar tugas dan peran pokok lainnya tidak ditinggalkan dan dapat berjalan seimbang.
Senada dengan Atus, Pandaya menyampaikan Pengurus merupakan team work yang bersifat kolektif kolegial, sehingga harus dibangun kerjasama dan kompak dalam menyusun dan melaksanakan program kerja. “Konsolidasi organisasi menjadi bagian penting untuk merencanakan dan melaksanakan program yang terorganisir”, tandas Pandaya.
Ditemui pada kesempatan lain, Wakil Sekretaris, Fajar Alubaidah, A. Md sebagai salah satu pengurus baru termuda juga menyatakan harapannya. Ia menyampaikan bahwa kesempatan yang diberikan saat ini untuk mengemban tugas tersebut akan digunakan sebaik mungkin. Kontribusi nyata dan tanggung jawab yang tinggi akan senantiasa dijunjung agar organisasi ini semakin maju kedepannya.
Baca Juga: Resmi Dikukuhkan, Inilah Susunan Pengurus DPD LDII Kulon Progo 2022-2027
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia