
Yogyakarta (8/2) — DPD LDII Kulon Progo mengikuti Pelatihan Rukyatul Hilal yang diselenggarakan oleh DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Gedung DPD RI Yogyakarta, Sabtu (7/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, DPD LDII Kulon Progo mengirimkan 11 orang utusan sebagai bentuk keseriusan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang falakiyah.
Pelatihan ini menjadi bagian dari persiapan menjelang penentuan awal bulan Ramadhan. Melalui pembekalan ilmu falakiyah dan fiqih, para peserta diharapkan mampu memahami proses rukyatul hilal secara ilmiah dan syar’i, sehingga pelaksanaan ibadah puasa dapat dimulai sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW dan kesepakatan para ulama.
Peserta kegiatan merupakan para mubaligh LDII dari berbagai PC/PAC se-DIY serta perwakilan pondok pesantren. Kegiatan ini dibuka oleh Anggota DPD RI perwakilan DIY Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., atau biasa disapa Gus Hilmy. dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPW LDII Yogyakarta Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., IPU serta di akhir dengan doa barokah oleh K.H Ahmad Subarjo.
Dalam kegiatan tersebut, DPW LDII Yogyakarta meminta DPD LDII Kulon Progo menjadi salah satu wilayah selain Bantul dan Gunung Kidul yang diminta untuk menggawangi pelaksanaan rukyatul hilal di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Penunjukan ini didasarkan pada wilayah yang strategis dalam mengamati hilal.
Materi pelatihan disampaikan oleh Muntoha, perwakilan dari Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Ia menekankan bahwa rukyatul hilal menuntut penguasaan ilmu astronomi, khususnya pergerakan bulan dan matahari, yang harus dipadukan dengan pemahaman fiqih. Menurutnya, rukyat tidak cukup hanya mengandalkan penglihatan, tetapi memerlukan dasar ilmu dan sikap amanah karena berkaitan langsung dengan penetapan ibadah umat Islam.
Ketua DPW LDII Yogyakarta menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat peran DPD LDII di wilayah DIY agar mampu berkontribusi aktif dalam pengamatan hilal. Ia menegaskan bahwa DPD LDII Kulon Progo, bersama DPD Bantul dan Gunungkidul, diharapkan dapat mengawal proses rukyatul hilal tahun ini secara serius dan bertanggung jawab.

Perwakilan DPD LDII Kulon Progo menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah tersebut. Menurutnya, keikutsertaan 11 utusan dalam pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat tim rukyat di tingkat daerah, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan rukyatul hilal yang berlandaskan ilmu, kejujuran, dan kebersamaan.
“Alhamdulillah kami baru saja mengikuti pelatihan rukyatul hilal yang diselenggarakan oleh DPW LDII bersama DPD RI Yogyakarta. Harapannya kami dapat membantu proses rukyatul hilal di wilayah Kulon Progo untuk membantu menetapkan awal Ramadhan. Karena wilayah kami kebetulan salah satu wilayah yang sangat strategis dalam mengamati hilal,” Ujar Saifu, salah satu utusan DPD LDII Kulon Progo.
Melalui pelatihan ini, DPD LDII Kulon Progo berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi umat Islam di wilayah DIY, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia