DPD LDII Kulon Progo Gelar Rukyatul Hilal Mandiri di Pantai Mlarangan Asri

Proses Pengamatan Hilal

Kulon Progo (17/2) — DPD LDII Kulon Progo melaksanakan rukyatul hilal pada Selasa, 17 Februari 2026, di Pantai Mlarangan Asri, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta yang meminta tiga DPD, yakni DPD LDII Bantul, DPD LDII Gunungkidul, dan DPD LDII Kulon Progo, untuk menggawangi pelaksanaan rukyatul hilal di wilayah masing-masing.

Pelaksanaan rukyat ini juga merupakan implementasi dari pelatihan falakiyah yang sebelumnya diikuti oleh utusan DPD LDII Kulon Progo dalam kegiatan yang diselenggarakan DPW LDII DIY bekerja sama dengan DPD RI di Yogyakarta. Melalui pelatihan tersebut, para mubaligh dan tim teknis dibekali pemahaman dasar ilmu falakiyah, landasan dasar fiqih rukyat, serta teknis dasar pengamatan hilal secara syar’i dan ilmiah.

“Kemarin kami mengikuti pelatihan falakiyah yang digelar DPW bersama DPD RI. Dari sana kami mendapatkan bekal teori dan pengalaman yang sangat bermanfaat. Hari ini kami mencoba mengamalkan ilmu tersebut dalam praktik langsung di lapangan,” ujar Ustaz Arif Rosyidin.

Pelaksanaan rukyatul hilal ini menjadi bagian dari komitmen LDII dalam menjalankan syariat Islam sesuai tuntunan sunnah Nabi Muhammad SAW, sekaligus memperkuat literasi falakiyah di kalangan warga. Sejak sore hari, tim rukyat DPD LDII Kulon Progo telah bersiap dengan peralatan pengamatan dan melakukan koordinasi teknis di lokasi pemantauan.

Ustaz Arif Rosyidin, yang memimpin tim rukyat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesungguhan para perukyat dalam menjalankan amanah.

“Hari ini kami bersama rekan-rekan perukyat DPD Kulon Progo melaksanakan rukyatul hilal sesuai arahan DPW. Kami menetapi apa yang sudah menjadi pedoman dan sekaligus terus belajar memperdalam ilmu falakiyah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan rukyat bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga proses pembelajaran berkelanjutan bagi para mubaligh dan tim teknis di daerah.

“Kami ingin setiap pelaksanaan menjadi pengalaman berharga. Meski sederhana, ini bagian dari ikhtiar kami agar semakin memahami tata cara rukyat secara syar’i dan ilmiah,” tambahnya.

Tim Rukyatul Hilal DPD Kulon Progo

Namun, kondisi cuaca di Pantai Mlarangan Asri pada sore hingga menjelang magrib tidak mendukung. Langit tertutup awan tebal sehingga visibilitas ufuk barat sangat terbatas. Situasi tersebut menyebabkan proses pengamatan hilal tidak dapat berlangsung optimal.

“Sejak awal kami sudah memantau prakiraan cuaca, dan sore ini memang langit tertutup awan cukup tebal. Secara teknis kami tetap melaksanakan rukyat sesuai prosedur, tetapi secara kasat mata hilal tidak dapat terlihat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun hilal tidak tampak, pelaksanaan rukyatul hilal tetap memiliki nilai ibadah dan edukasi bagi para peserta.

“Kegiatan ini bukan hanya soal terlihat atau tidaknya hilal, tetapi juga bagian dari menjalankan sunnah dan membangun semangat kebersamaan. Kami ingin warga memahami prosesnya secara langsung,” ujarnya.

Karena hilal tidak dapat terlihat akibat tertutup awan, DPD LDII Kulon Progo selanjutnya menunggu hasil Sidang Isbat yang diselenggarakan pemerintah sebagai rujukan resmi penetapan awal bulan Hijriah.

“Kami mengikuti mekanisme yang berlaku dan menunggu hasil Sidang Isbat dari pemerintah. Apa pun keputusan yang ditetapkan, itulah yang akan kami laksanakan bersama-sama,” pungkasnya.

Dengan demikian, pelaksanaan rukyatul hilal tetap menjadi bagian dari ikhtiar syar’i sekaligus wujud ketaatan terhadap ketentuan yang ditetapkan pemerintah, demi menjaga persatuan umat dan ketertiban dalam menjalankan ibadah.

 

Check Also

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kulon Progo, DIY. (Foto ANTARA)

LDII Giripeni Hadiri Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni Kulon Progo

Kulon Progo (5/4) — Prosesi pemakaman militer prajurit TNI, Kopda Anm Farizal Rhomadhon, yang gugur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *