Kulon Progo (16/4) – Dalam rangka silaturahim Syawal 1446 H sekaligus menyampaikan program kerja, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kulon Progo menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pada Rabu (16/4/2025). Rombongan LDII diterima langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, A.Md., di kantor Wakil Bupati, Kompleks Pemkab Kulon Progo didampingi pejabat Kemenag, Kesbangpol, dan Dikpora.
Ketua DPD LDII Kulon Progo, H. Pandaya, S.Pd., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Dr. H. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., dan H. Ambar Purwoko sebagai Bupati dan Wakil Bupati. Dalam suasana Idulfitri, ia juga mengucapkan mohon maaf lahir dan batin mewakili keluarga besar LDII.
Dalam audiensi tersebut, Pandaya memperkenalkan pengurus harian LDII dan menyampaikan program kerja utama LDII dalam delapan bidang pengabdian, yang selaras dengan prioritas pembangunan Kulon Progo. Beberapa program unggulan antara lain Festival Anak Soleh (FAS) bertajuk Bestival pada 20 Juli 2025, program ketahanan pangan melalui pelatihan pembuatan pupuk organik, program lingkungan hidup melalui pendampingan rintisan Kampung Proklim Kembang di Jatimulyo dan pengelolaan sampah berbasis masjid, serta pembukaan SDIT sebagai upaya membangun pendidikan karakter sejak dini.
Pandaya menjelaskan bahwa tujuan diadakannya festival adalah memotivasi generus agar memiliki karakter luhur. “Di samping membina karakter generus, kegiatan ini juga sebagai wadah pada generasi muda untuk mengekspresikan kreatifitasnya. Kita namakan Bestival, untuk apresiasi kepada generus terbaik (best), ” ungkap Pandaya. Ia juga memohon perkenan Bupati dan Wakil Bupati untuk membuka kegiatan dengan jumlah peserta 1000 orang selama 2 hari tersebut.
Lebih lanjut, Pandaya yang juga menyoroti perkembangan Bandara YIA. “Kami juga mendorong agar Bandara YIA dimaksimalkan sebagai embarkasi haji dan pusat pengembangan ekonomi lokal,” jelas Pandaya. Ia juga menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi dampak negatif dari perkembangan kawasan bandara seperti praktik maksiat dan pergaulan bebas.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati menyampaikan apresiasinya atas kontribusi LDII. “Pemerintah Kulon Progo sangat terbuka untuk bersinergi. Terima kasih atas semua program LDII yang sangat mendukung pembangunan daerah, terutama di bidang ketahanan pangan dan pembinaan karakter generasi muda,” ujarnya.
Ambar juga menegaskan komitmennya bersama Bupati insya Allah akan membuka Bestival yang direncanakan Bulan Juli medatang. Terkait bandara, usulan Embarkasi Haji, Wakil Bupati menyatakan pembangunananya akan di mulai di tahun 2026 mendatang. Pemda bersikap terbuka menerima kritik membangun, untuk kepentingan kemajuan secara bertahap di Kulon Progo. Audiensi ditutup dengan penyerahan cendera mata berupa kerajinan eceng gondok dan dokumentasi kegiatan LDII, termasuk majalah Nuansa terbitan DPP LDII.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia