PAC LDII Tawangsari Gelar Munaqosyah, Evaluasi Hasil Belajar Generus Selama Satu Semester

LDII Tawangsari gelar munaqosyah untuk evaluasi penyerapan KBM generus
LDII Tawangsari gelar munaqosyah untuk mengevaluasi penyerapan KBM generus.

Kulon Progo (27/6) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Tawangsari menggelar munaqosyah di Masjid Al Manshurin, Siluwok, Tawangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (27/6) ini bertujuan mengevaluasi hasil belajar generasi penerus (generus) selama mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) Al Manshurin pada semester pertama.

Kegiatan ini diikuti 17 generus mulai usia PAUD hingga kelas 6 sekolah dasar. Sementara itu, generus usia SMP hingga dewasa dilibatkan sebagai panitia, sehingga mereka turut belajar bertanggung jawab dan berorganisasi dalam menyukseskan kegiatan.

Munaqosyah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir semester sebagai sarana mengevaluasi hasil pembelajaran Al-Qur’an, ibadah, doa harian, akhlak, dan kemandirian yang telah dipelajari selama enam bulan terakhir.

Selain sebagai evaluasi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahim antara santri, orang tua, dewan guru, dan pengurus PAC LDII Tawangsari. Acara dibuka oleh Dewan Penasehat PAC LDII Tawangsari, KH. Bambang Subekti. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh peserta untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu agama sejak usia dini.

“Anak-anak ayo terus semangat mengaji. Ilmu agama yang dipelajari sekarang akan menjadi bekal untuk kehidupan di masa depan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh peserta tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah, memiliki 29 karakter luhur, serta senantiasa berbakti kepada kedua orang tua. “Kalau sejak kecil rajin mencari ilmu, insya Allah ke depan akan dimudahkan dalam belajar, meraih prestasi, dan menggapai masa depan yang cemerlang,” pesannya.

KH. Bambang juga memberikan motivasi kepada peserta yang mengikuti munaqosyah agar tidak merasa takut menghadapi ujian. “Jangan grogi. Insya Allah hasilnya akan baik apabila selama ini sudah belajar dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Selama pelaksanaan munaqosyah, peserta diuji oleh para ustaz dan ustazah yang selama ini menjadi dewan guru pengajar di KBM Al Manshurin. Materi yang diujikan disesuaikan dengan jenjang usia dan kemampuan masing-masing peserta.

Untuk menambah semangat belajar, panitia juga menyelenggarakan lomba mewarnai bagi peserta usia PAUD dan cabe rawit. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari anak-anak maupun para orang tua yang turut mendampingi.

LDII Tawangsari gelar munaqosyah lomba mewarnai sebagai salah satu daya tarik agar tidak ramai
LDII Tawangsari gelar munaqosyah lomba mewarnai sebagai salah satu daya tarik agar tidak ramai

Melalui kegiatan ini, PAC LDII Tawangsari berkomitmen terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi penerus. Harapannya, lahir generasi yang alim-fakih, berakhlakul karimah, mandiri, serta memiliki karakter luhur.

Salah satu panitia, Meilani menyampaikan harapan agar munaqosyah tidak hanya menjadi sarana evaluasi hasil belajar. “Kami ingin acara ini juga mampu memotivasi generasi penerus untuk semakin giat mengaji. Lalu, mereka bisa mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Di akhir acara, panitia membagikan hadiah kepada para pemenang lomba serta doorprize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Check Also

Momentum Idul Fitri, PAC LDII Kalurahan Pengasih Pererat Silaturahim dengan Tokoh Masyarakat

Pengasih, 23/3/26 — Dalam rangka memperingati momentum Idul Fitri, PAC LDII Kalurahan Pengasih menggelar kegiatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *