Pengajian Ramadhan Pengurus DPD, PC, dan PAC LDII Kulon Progo

Kulon Progo (4/3) – Usai pengukuhan pengurus PC dan PAC, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kulon Progo mengadakan pengajian Ramadhan pada tanggal 18 Maret 2023. Hadir memenuhi undangan yaitu seluruh pengurus LDII mulai dari pengurus DPD, PC, hingga PAC LDII Kulon Progo dengan jumlah sekitar 150 orang. Acara dipusatkan di Masjid Al Iman Gunung Gempal, Giripeni, Wates, Kulon Progo yang terletak di Kompleks DPD.

Diawali dengan pengajian menjelang buka bersama, Ustadz Ahmad Harun menyampaikan secara rinci tentang besarnya pahala lailatul qodar. Pahala lailatul qodar adalah lebih besar nilainya daripada pahala ibadah seribu bulan. “Barang siapa yang beribadah, entah itu sholat, baca Quran, sodaqoh, dzikir, atau amalan lainnya, pahalanya besar sekali. Lebih baik daripada seribu bulan,” ungkap Harun.

Rasulullah SAW selalu mempersungguh untuk mendapatkan lailatul qodar dengan iktikaf pada sepuluh hari yang akhir di bulan Romadhon. Allah SWT memberikan peluang beramal dengan maksimal seperti ini agar umatnya bersemangat mencari pahala. “Hikmah Lailatul Qodar, agar umat Islam memperbanyak beribadah. Tidak hanya pada malam 21, tetapi pada malam ganjil di 10 hari akhir ramadhan.” tegas Harun.

Pengajian Ramadhan Pengurus DPD LDII Kulon Progo
Pengajian Ramadhan Pengurus DPD LDII Kulon Progo

Pengajian dirangkai dengan buka bersama, dan sholat magrib berjamaah. Usai sholat isya dan tarawih, penguatan kepada pengurus LDII disampaikan oleh Dewan Penasehat DPD, Bapak Maridja Hadi Waluyo. Dalam ceramahnya, Marija mengajak para pengurus khususnya dan para umat Islam umumnya untuk dapat menyukseskan bulan Ramadhan dengan 5 program sukses. “Lima sukses ramadhan yaitu sukses puasa, sukses sholat tarawih, sukses tadarus Al Quran, sukses lailatul qodar, dan sukses zakat fitrah. Harus dipersungguh. Dengan keberhasilan mencapai 5 sukses Ramadhan ini, umat Islam akan mendapatkan pahala yang sangat besar dari Allah SWT,” ungkap Marija.

Kyai Marija juga mengajak momentum Ramadhan ini bisa digunakan para pengurus untuk lebih meningkatkan kontribusi kepada masyarakat. “Bisa dengan sodaqoh, memberi hidangan buka, atau kepedulian sosial yang lain”, ungkapnya. Di akhir ceramahnya, Kyai Marija mengajak agar pada hari Idul Fitri umat Islam bisa saling bersilaturohim kepada saudara dan handai taulan, sehingga kebersamaan dan kerukunan bisa terwujud di dalam kehidupan bermasyarakat.

Check Also

Pengajian Ulama dan Umaro perdana di rumah dinas bupati Kulon Progo

LDII Kulon Progo Dukung Pengajian Ulama–Umara, Pandaya: Kami Siap Jadi Tuan Rumah Berikutnya

Kulon Progo (13/3) – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menginisiasi kegiatan Pengajian Rutin Ulama dan Umara, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *