LDII Kulon Progo Ajak Pemuda Mengenal dan Membuat Geblek

Lines Kulon Progo. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kulon Progo kembali mengadakan pelatihan kemandirian bagi pemuda LDII. Dengan semangat hari jadi Kabupaten Kulon Progo ke 73 yang masih terasa, penyelenggara melatih para peserta untuk membuat makanan khas geblek. Acara yang digelar pada Sabtu (19/10) malam ini berlokasi di Kompleks Masjid Al Barokah, Jati Sarono, Nanggulan.

Dihadiri oleh pemuda LDII usia SMA ke atas dari beberapa Pimpinan Cabang (PC), acara ini dilaksanakan oleh Bidang Pemuda, Kepanduan, Olahraga, dan Seni Budaya LDII Kulon Progo. Peserta datang dari PC Pengasih, PC Nanggulan, PC Girimulyo, dan PC Kalibawang. Kurang lebih 75 orang ikut mencetak dan menggoreng geblek.

Salah satu tantangan menggoreng geblek adalah tekniknya agar tidak meletus saat di dalam wajan. Teknik yang dimaksud adalah dimasukkan saat minyak belum terlalu panas dan diatas api kecil. Baru kemudian setelah akan matang, api dibesarkan sedikit untuk mendapat tekstur kering pada bagian luar. Sehingga peserta mendapat pengarahan terlebih dahulu dari pengusaha geblek setempat, Mahfud. Adonan yang dibagikan peserta juga dibuat oleh Mahfud untuk mengefisiensikan waktu. Meskipun tidak membuat adonannya dari awal, namun peserta berkesempatan mencetak geblek dan menggorengnya secara berkelompok.

pemuda ldii kulon progo

Tentu saja kejadian geblek meletus di dalam wajan tetap ada untuk sebagian peserta yang baru pertama kali melakukannya. Namun semua peserta perempuan bisa mengolahnya dengan baik. Bahkan beberapa peserta juga memiliki teknik membuat adonannya sendiri di rumah agar lebih gurih.

“Nanti setelah tahu dan merasakan langsung cara membuat geblek, harapannya kalian juga bisa menjadikannya sebagai peluang usaha. Geblek adalah salah satu kudapan khas Kulon Progo yang cocok dikonsumsi di berbagai waktu. Kalau kalian bisa mengkreasikannya secara kekinian, kalian tidak hanya melestarikan makanan khas tapi juga membuka peluang berpenghasilan.” papar Yatno sebagai salah satu pengurus yang membuka acara malam itu.

Setelah jadi, semua peserta mencicipi hasil buatannya masing-masing. Sebagian peserta menemukan fakta bahwa geblek menjadi lebih enak ketika dikonsumsi saat masih panas. Sebagian yang lain mencetuskan beberapa tips pendamping, seperti sambel kecap, saos asam manis, hingga memadukannya dengan saus Thailand.

Meskipun baru sebatas ide, namun para pengurus PC dan kepemudaan LDII yakin langkah kecil ini mampu memantik semangat berbisinis sekaligus mengangkat budaya asli Kulon Progo.

pemuda ldii kulon progo

Check Also

LDII Sentolo hadiri buka bersama di halaman SD Negeri Srikayangan

Buka Bersama di SDN Srikayangan, LDII Sentolo Ajak Terapkan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Kulon Progo (12/3) — Suasana kebersamaan terasa dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan di Sekolah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *