Lines Kulon Progo. Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekawan Persada Nusantara (SPN) Kulon Progo menjadi salah satu kontingen yang mengirimkan 2 regu untuk mengikuti Kemah Santri di Pondok Pesantren Nur Aisyah, Barongan, Sumberagung, Jetis, Bantul, pada Sabtu-Minggu, 19-20 Oktober 2024. Digelar untuk menyambut Hari Santri Nasional 2024, acara ini bertemakan “Menyambut Juang, Merengkuh Masa Depan, Terapkan 29 Karakter Luhur”.
Kegiatan perkemahan ini turut dihadiri oleh perwakilan Ketua Tim PAI Bidang Pakis Kanwil Kemenag DIY, Edy Purwanto yang juga membuka acara. Selain itu, peserta juga mendapat materi moderasi beragama dari Kejaksaan Tinggi DIY. Kurang lebih 320 peserta datang dari 10 pondok pesantren di bawah naungan Daerah Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY dan salah satunya adalah rombongan dari Pondok Pesantren Bani Kadarusman Kulon Progo yang bekerja sama dengan Sako SPN Kulon Progo.
Sako SPN Kulon Progo sendiri mengirimkan dua regu (laki-laki dan perempuan) masing-masing berisikan 10 orang. Ditemani dengan dua pendamping, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari kegiatan bemuatan materi pramuka, pengenalan budaya, hingga materi keagamaan dan pembentukan karakter luhur.
Berbagai kegiatan tersebut dilombakan dengan beberapa kriteria. Meskipun Sako SPN Kulon Progo belum membawa pulang kejuaraan, peserta tetap merasa senang dan mendapat banyak pengalaman berharga di sana.

Ditemui satu hari sebelum acara berlangsung, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Kulon Progo, Arif Prastowo, S. Sos. M. Si., menyampaikan rasa senang dan mendoakan sukses terhadap keikutsertaan Sako SPN Kulon Progo dalam Kemah Santri 2024 ini.
Kasako SPN Kulon Progo, Bambang Subekti, MA., menyampaikan harapan terbesarnya untuk semua peserta dari Kulon Progo. “Pertama, jaga selalu kesehatan dari keberangkatan sampai kembali ke posnya masing-masing. Kedua, ikutilah semua kegiatan dengan rasa tanggung jawab dan disiplin. Ambil sebanyak mungkin pengalaman dan bekal hidup yang akan datang. Ketiga, semua nilai dalam Dasa Dharma Pramuka juga tertuang dalam 29 Karakter Luhur. Jadi kami berharap semua nilai ini dapat tersosialisasikan dengan baik dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.” papar Bambang.
Selain media penerapan 29 Karakter Luhur dan Dasa Dharma, Kemah Santri 2024 ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para santri untuk menjalin keakraban dengan melakukan berbagai kegiatan positif selama pelaksanaan acara.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia