
Kulon Progo (3/8) – Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus, semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap tanah air terpancar dari berbagai perayaan di seluruh penjuru negeri.
Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, perayaan HUT RI juga harus bertransformasi menjadi lebih ramah lingkungan.
Mendaur ulang sampah rumah tangga dilakukan sejumlah warga LDII PC Galur, mereka menyulap aneka sampah botol plastik menjadi beragam bentuk lampu hias dan tempat bendera untuk memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
H. Pujimin, Ketua PC LDII Galur mengatakan, botol bekas dipilih sebagai bahan baku karena barang tersebut mudah diperoleh. Ibu-ibu tinggal mengumpulkan sampah plastik tersebut dari rumah-rumah di lingkungan. Sampah tersebut tinggal dipilah-pilah dan dipilih sesuai kebutuhan.
”Dengan memanfaatkan sampah rumah tangga, terutama botol plastik, lingkungan tetap terjaga dari kerusakan akibat pencemaran. Itu karena sampah plastik susah diurai jika dibuang begitu saja,” ujar Pujimin, Minggu (03/08/2025) di sela-sela Kerja Bakti Nasional yang digagas DPP LDII.
Pujimin mengatakan, untuk menghasilkan ornamen yang cantik, ditambahkan berbagai aksesori seperti selotip warna-warni dan cat. Adapun proses pengerjaan lampu hias ini memakan waktu sekitar sehari dengan melibatkan segenap warga LDII PC Galur.

Pujimin menambahkan, selain memanfaatkan sampah rumah tangga untuk hiasan agustusan, warga LDII PC Galur juga tengah merintis pendirian bank sampah. “Kegiatan yang sudah berjalan saat ini, baru sebatas pengumpulan dan pemilahan sampah. Sampah terutama botol plastik, gelas plastik, kertas, serta kardus, dipilah dan dijual kembali setiap bulan,” ungkapnya.
Semangat Warga LDII PC Galur tersebut patut diapresiasi karena merepresentasikan kecintaan mereka kepada Tanah Air Indonesia. Saat bersamaan, semangat warga itu sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program pengelolaan sampah secara berkelanjutan dengan strategi 3R, yakni reduce, reuse, recycle.
Reporter: Wildan Nur Akhit
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia