
Kulon Progo (21/12) – DPD LDII Kulon Progo mengadakan pengajian generasi penerus (generus) bertajuk “Bijak dalam Menghadapi Akhir Tahun” . Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 21 Desember 2025 di Masjid LDII Al-Iman dan diikuti oleh lebih dari 230 generus binaan LDII se-Kulon Progo, yang terdiri dari usia SMA hingga remaja dewasa.
Pengajian ini menjadi bagian dari tindak lanjut arahan DPP LDII terkait meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi generasi muda terjerumus dalam perilaku maksiat, khususnya menjelang dan saat pergantian akhir tahun. Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kulon Progo berupaya memberikan pembekalan spiritual dan moral agar kemurahan hati mampu menyikapi tantangan zaman dengan sikap yang bijak dan berlandaskan nilai-nilai Islam serta memberikan wawasan mengenai potensi bakat untuk bisa ikut andil dalam kegiatan keorganisasian LDII.
Pada pengajian tersebut, materi disampaikan oleh Ustaz Muksen dan Ustaz Saiful. Keduanya menekankan pentingnya memperkuat keimanan, karakter luhur, menjaga pergaulan, serta meningkatkan kesadaran terhadap berbagai bentuk perilaku menyimpang yang sering muncul di era akhir zaman. Para pemateri juga memberikan tips praktis agar bijak menghindari kemaksiatan, di antaranya dengan membiasakan hobi mengaji, hobi mendengarkan nasehat keagamaan, bergaul dengan orang-orang saleh, serta selalu menjaga dan menaati aturan agama dalam setiap aspek kehidupan. Penyampaian materi diselingi dengan video kontekstual mengenai pemahaman generus yang berkarakter luhur. Hal ini dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman mendalam mengenai generus yang iman dan berkarakter sehingga bisa menghindari kemaksiatan di akhir zaman.
Selain penguatan aspek spiritual, pengajian ini juga memuat materi tentang pemberdayaan generus, di mana generus diajak untuk sibuk dalam kegiatan positif dan bernilai pahala. Para pemateri mendorong generasi muda LDII untuk mengenali dan mengembangkan potensi serta bakat yang dimiliki agar dapat berkontribusi aktif dalam menyukseskan berbagai kegiatan baik kegiatan organisasi, mulai dari tingkat PAC, PC, hingga DPD. Generus diarahkan untuk tidak hanya menjadi generus pasif, tetapi juga berperan sebagai pionir dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan yang dilakukan oleh organisasi sesuai dengan kapasitas dan minat masing-masing.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya jumlah kehadiran serta keseriusan generus dalam mengikuti rangkaian acara. Pengajian ini juga menjadi sarana silaturahim dan penguatan ukhuwah antar generasi LDII dari berbagai PAC di wilayah Kulon Progo. Lalu, di akhir kegiatan, Dewan Penasihat DPD LDII Kulon Progo, Kyai Maridjo Hadi Waluyo menyampaikan pesan penting kepada seluruh generus. Beliau mengingatkan agar generasi muda LDII mengambil sikap bijak dalam menyikapi momen pergantian tahun dengan tidak mengikuti kegiatan-kegiatan yang mengarah pada maksiat. Generus juga diimbau untuk memperbanyak aktivitas positif dan bernilai pahala sebagai bentuk pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Kyai Maridjo menegaskan kepada seluruh ketua remaja di tingkat PC se-Kulon Progo agar proaktif mengadakan kegiatan-kegiatan positif bernilai pahala pada malam pergantian tahun. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya preventif untuk menghindari dari budaya dan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam, sekaligus menjadi wadah bagi generus untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan kepemimpinan mereka secara konstruktif.
Melalui pengajian ini, DPD LDII Kulon Progo berharap generasi penerus binaannya mampu menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berdaya, dan bijaksana dalam bertindak, serta tetap istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam di tengah tantangan yang semakin kompleks.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia