Kulon Progo (10/03) – Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa bagi generasi muda LDII untuk meraih keberkahan dan ampunan. Di bawah naungan PAC LDII Margosari, TPA Al-Haq kembali menggelar kegiatan rutin pengajian Ramadan bagi generasi penerus (generus). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta membangun kebersamaan di antara generus.

Pengajian yang berlangsung di Masjid Al-Haq ini diikuti oleh generus dari berbagai jenjang usia, mulai dari PAUD-SD hingga SMA/SMK. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari selama Ramadan, dengan jadwal yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia. Untuk anak-anak caberawit (PAUD-SD), pengajian diadakan pada sore hari, sementara generus SMP-SMA/SMK mengikuti kegiatan setelah salat tarawih. Memasuki 10 malam terakhir Ramadan, kegiatan difokuskan pada i’tikaf bersama untuk usia dewasa.
Beragam materi diajarkan dalam pengajian ini, antara lain tilawati atau membaca Al-Qur’an, kajian Al-Hadits, penanaman 29 karakter luhur, serta pengamalan program 5 Sukses Ramadan. Selain itu, khusus bagi anak-anak caberawit, setiap Sabtu diadakan kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama guna menambah semangat mereka dalam mengikuti pengajian.
Buka Bersama
Ketua Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) TPA Al-Haq, Ustadz Muksen, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi generasi penerus. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami rutin mengadakan pengajian Ramadan agar anak-anak mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Selain mengaji, ada juga buka puasa bersama dan kegiatan bermain, cerita, menyanyi (BCM) untuk usia caberawit agar mereka tetap semangat,” ujarnya.
Dengan adanya pengajian Ramadan ini, generus LDII Margosari diharapkan semakin bersemangat dalam memperdalam ilmu agama dan menjalani ibadah dengan penuh keikhlasan, sehingga dapat meraih keberkahan di bulan suci ini. “Alhamdulillah anak-anak rajin dan tertib kehadirannya, senang ketika mengaji di bulan Ramadan. Para wali murid juga sangat mendukung kegiatan yang kami adakan ini. Kami berharap anak-anak tidak bosan mengaji dan terus semangat mengaji sampai dewasa nanti, maka dari itu kami memantik semangat ngaji anak-anak dengan kegiatan interaktif positif selama Ramadan,” pungkas Ustadz Muksen.
Antusiasme anak-anak pun terlihat dalam keikutsertaan mereka. Salah satu santri TPA Al-Haq, Fafa, mengungkapkan kebahagiaannya. “Saya senang bisa ikut ngaji di sini. Selain belajar baca Al-Qur’an dan menambah ilmu agama, ada juga buka puasa bersama dan berbagi takjil,” tuturnya dengan semangat.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia