Lines Kulon Progo. Menjaga kesehatan tubuh bagi perempuan merupakan hal yang kompleks. Mulai dari kesehatan jasmani secara keseluruhan maupun kesehatan daerah kewanitaan. Tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, kesehatan ini juga menjadi faktor utama dalam membangun keluarga di masa yang akan datang. Dari tujuan inilah, PC Pengasih melalui Bidang Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga menyelenggarakan sosialisasi kesehatan berkonsep sharing session. Dengan tema Women Health Life Style, acara berlangsung di lantai 2, Masjid Al Haq, Margosari, Pengasih pada Minggu (11/12).
Acara diisi oleh dua praktisi kesehatan, yaitu Dwi Suprihatin R., S. Tr. Keb., Bdn., SKM dan Wuri Fitrianingrum, S. Tr. Gz. Peserta yang terdiri dari remaja putri se-PC Pengasih mendapatkan ilmu tentang menjaga kesehatan organ reproduksi dan ilmu gizi seimbang untuk sehari-hari. Sebagai materi pertama, Dwi menyampaikan pentingnya memahami organ reproduksi diri sendiri agar bisa menjaga kesehatannya sejak dini. Tidak hanya untuk mempersiapkan diri menjadi istri yang baik, namun juga menjadi ibu yang berkualitas. Dari perempuan yang sehat, lahirlah anak-anak dan generasi penerus yang sehat pula.

“Hak reproduksi itu ada pada perempuan. Jadi thoat kepada suami itu wajib tapi keputusan untuk memiliki anak harus hasil dari komunikasi antara suami dan istri. Dengan usaha yang tepat, insyaallah Allah akan menunjukkan qodar yang baik.” tambah Dwi.
Selain kesehatan organ reproduksi, materi juga dilanjutkan dengan menjaga pola makan sehat dan seimbang. Wuri menjelaskan diet adalah mengatur pola makan sehat dan tidak hanya dikaitkan dengan menurunkan berat badan. Asupan yang dibutuhkan tubuh harus dimiliki secara seimbang dalam kegiatan makan sehari-hari.
“Dalam satu piring, usahakan proporsi karbohidrat, protein, serat, dan lemak seimbang ya teman-teman. Batasi juga konsumsi garam, gula, dan lemak agar tidak berlebih dan menimbulkan penyakit tidak menular, seperti diabetes dan kolesterol.” ungkap Wuri.
Menjaga pola makan sehat tidak hanya bermanfaat bagi kita sebagai perempuan, namun juga kesehatan keluarga. Peran ibu sebagai pengolah bahan makan dalam keluarga masih mendominasi di Indonesia. Sehingga pemahaman tentang gizi seimbang dan berkualitas harus ditanamkan sejak sekarang.
Dari kegiatan ini, LDII PC Pengasih berharap generasi perempuan dapat memiliki kesadaran yang semakin tinggi untuk menjaga kesehatan jasmani secara keseluruhan. Puluhan peserta yang hadir juga terlihat antusias dari banyaknya pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh pemateri.

DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia