Lines Kulon Progo. Tidak seperti pengajian pemuda biasanya, DPD LDII Kulon Progo adakan suasana yang berbeda. Minggu (28/05), Bidang Pendidikan Keagamaan dan Dakwah menggelar pengajian bagi pemuda LDII yang dikemas dalam acara cerdas cermat. Tema yang diangkat adalah seputar adab, tata krama, dan ilmu agama yang sudah diajarkan guru dan pengajar sejak para pemuda ini kecil.
Bertempat di Masjid Al Iman, Giripeni, acara dibuka dengan materi kajian ayat alqur’an yang diisi oleh Teguh Fidinillah, salah satu pengurus Bidang Pendidikan Keagamaan dan Dakwah. Kemudian berlanjut ke sesi cerdas cermat tingkat lanjut.
Acara ini digelar dengan semangat cerdas cermat yang sama seperti cerdas cermat untuk anak-anak. Namun materi atau soal yang dibuat disesuaikan dengan usia para pemuda, yaitu antara 17-30 tahun. Dari hasil menjawab para peserta, terlihat bahwa pemahaman akan budi pekerti luhur dan mandiri sudah tertanam dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi ini, pengurus DPD LDII Kulon Progo juga mengingatkan kembali pertimbangan-pertimbangan terkait pilihan hidup setelah lulus SMA/SMK. Pengurus menghimbau pemuda/i LDII yang sudah lulus sekolah supaya meneruskan kembali jenjang karirnya berdasarkan kemampuan, minat, dan bakatnya. Baik itu mengenyam pendidikan di bangku kuliah, pondok pesantren, maupun bekerja. Diskusi dengan keluarga dan prospek kerja setelah lulus juga bisa dijadikan pertimbangan.
Husna sebagai salah satu peserta memberikan kesannya mengikuti acara, “Segar dan seru karena kemasannya yang ngga seperti biasanya. Tidak cuma suasana tapi materinya juga. Karena kadang ada adab atau aturan tidak tertulis yang sering lupa kan. Padahal dari caberawit (anak-anak) sudah dapat.” ujarnya.
Pada akhirnya, melalui cerdas cermat berbungkus kemeriahan ini pengurus DPD LDII Kulon Progo berharap para pemuda tersegarkan kembali terkait hal-hal penting dalam bermasyarakat, bergaul, dan menimba ilmu.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia