Lines Kulon Progo – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII menyelenggarakan pelatihan jurnalistik tingkat nasional. Dengan adanya kesempatan belajar yang besar ini, DPD LDII Kulon Progo mengikutinya pada Sabtu dan Minggu, 26 – 27 Februari 2022. Acara yang dihadiri oleh anggota Lines Kulon Progo ini diadakan di Studio 1, Aula Gedung DPD LDII Kulon Progo, Giripeni.
Pelatihan dibuka oleh Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso. Kemudian dilanjutkan dengan materi pertama oleh Joko Haryanto mengenai cara membangun hubungan dengan wartawan secara luas. Joko menyampaikan dalam materinya bahwa wartawan Lines harus bisa membangun dan memanfaatkan koneksi tersebut untuk belajar banyak dari media besar lainnya.
Ia menyampaikan, “Kunci dari membangun hubungan seperti ini tidak selalu tentang uang ya, namun lebih kepada berani memulai dan menginisiasi kedekatan dengan mereka. Jangan sampai wartawan Lines hanya menjadi wartawan bodrex. Datang pas acara mulai, lalu acara selesai kok menanyakan uang transport. Mental menjalin hubungan baik yang bukan karena materi ini yang harus dibangun.”
Kemudian pada materi berikutnya, Ludhy Cahyana menyampaikan manajemen Kantor Berita LDII News Network. Ludhy percaya bahwa setiap DPW dan DPD LDII di Indonesia memiliki potensinya masing-masing. “Jika sumber daya yang dimiliki DPW atau DPD yang Anda pimpin kebanyakan penulis, ya harus diperkuat hasil tulisannya. Mau dalam bentuk berita di tingkat PC atau PAC pun tidak masalah. Sebaliknya, kalau sumber daya yang ada suka bermain medsos, ya harus diarahkan agar konten yang dihasilkan mendukung nilai-nilai dalam LDII.”
Selama mengikuti pelatihan, Lines Kulon Progo melihat antusias yang besar dari para peserta. Dari 200 sekian titik yang terdaftar dalam Zoom, pertanyaan yang masuk cukup tinggi. Sehingga tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 siang. Meskipun harus dilanjutkan pada pukul 13.00, peserta tetap mengikutinya dengan semangat.

Pada materi ini, Lines Kulon Progo mendapatkan materi tentang teknik dan tips wawancara di lapangan. Dengan materi yang disampaikan oleh Larasati Dyah dari Tribun News, peserta mendengar teknik dasar dan berbagai pengalaman unik dalam melakukan wawancara di lapangan. Ia menambahkan, “Jangan sampai kendala jarak dan lokasi menghambat wawancara lapangan ya. Karena pada dasarnya, wawancara lapangan tidak harus selalu hadir secara fisik. Bahkan jika kalian memiliki kontak pribadi kepada narasumber yang dituju, lakukanlah wawancara dengan media telfon atau teks (pesan singkat). Yang penting, tujuan wawancara dan narasumber yang dipilih sesuai.”
Acara yang ditutup pada sore hari ini berhasil diadakan dengan penuh antusias pada hari pertama. Lines Kulon Progo merasa kesempatan besar ini sangat membantu persiapan Musda DPD LDII Kulon Progo yang belum lama lagi akan digelar. Tidak hanya itu, bahkan acara-acara besar maupun kecil berikutnya juga akan memiliki publikasi yang terkelola dengan baik.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia