Pancing Kreativitas Pemudi, PPKK Ajak Merajut Pouch Bersama

Lines Kulon Progo. Dari beberapa bidang yang ada dalam Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) secara konsisten hadir untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan keterampilan para pemudi. Kali ini, tim PPKK mengajak pemudi dari beberapa Pimpinan Cabang (PC) di area Pengasih dan sekitarnya untuk belajar merajut bersama. Dengan tajuk “Kreasi Merajut Pouch”, acara digelar pada Minggu (17/11) pagi di Masjid Al Haq, Margosari, Pengasih.

Diikuti oleh sekitar 70 pemudi LDII, mereka datang dari LDII PC Pengasih, PC Nanggulan, PC Girimulyo, dan PC Kalibawang. Sebagai pemateri, Novia (crochet enthusiast) membimbing seluruh proses dari awal untuk mengenalkan alat rajut dan pola-pola dasarnya hingga mengajak peserta membuat pouch atau kantong kecil. Pouch dipilih panitia karena dirasa karya paling mudah yang bisa dibuat oleh pemula.

Sebelum praktik langsung, Suharmiyati selaku pengurus Bidang PPKK membuka acara dengan latar belakang dan pesan bagi seluruh peserta. Suharmiyati menyebutkan bahwa keterampilan merajut itu termasuk salah satu kemampuan yang bisa dikerjakan saat waktu senggang dan tidak banyak membutuhkan tenaga fisik sehingga cocok untuk aktivitas di dalam rumah. “Kami menyediakan kesempatan untuk kalian berkenalan dengan (kegiatan) merajut. Siapa tau dengan ini adik-adik (peserta) tertarik dan menjadikannya pemasukan tambahan sembari sekolah atau bekerja.” ungkap Suharmiyati.

Panitia memberikan seluruh peserta benang wol dan 1 jarum rajut untuk setiap orang agar semua peserta mampu praktik langsung. Dari waktu kurang lebih 1,5 jam untuk praktik, memang belum ada peserta yang mampu menyelesaikan pouch mereka. Meskipun begitu, banyak pemudi yang menemukan pilihan aktivitas baru yang positif.

Salah satunya adalah Isma yang mendapati fakta bahwa merajut ternyata tidak sesulit itu. “Meskipun saya masih jauh dari kata “bisa”, tapi dari sini saya jadi tertarik untuk terus mencoba merajut. Saya bertekad menyelesaikan pouch ini di rumah.” ujarnya.

Panitia juga memperbolehkan peserta untuk membawa pulang alat dan bahan yang diberikan. Yahya sebagai salah satu penyelenggara menyebutkan bahwa acara ini juga digelar untuk mengajak teman-temannya agar tidak takut mencoba hal baru.

PPKK LDII

Check Also

Ketua DPD LDII Kulon Progo H. Pandaya menghadiri diskusi raperda minuman berarkohol bersama ormas keagamaan

Ormas Keagamaan Kulon Progo Beri Masukan Raperda Minuman Beralkohol, LDII Dorong Regulasi yang Melindungi Generasi Muda

Kulon Progo (3/6). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Kulon Progo menghadiri diskusi bersama organisasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *