
Kulon Progo (30/11) – Pimpinan Cabang (PC) LDII Pengasih terus memperkuat pembinaan generasi penerus (generus) melalui berbagai program berkelanjutan. Salah satunya adalah Pengajian Generus PC Pengasih, wadah pembinaan khusus bagi remaja tingkat SMP hingga SMA dari berbagai PAC di wilayah Pengasih. Program ini dirancang untuk membentuk generus yang unggul, sukses dalam pendidikan sekolah dan agama, serta berkarakter luhur sesuai dengan 29 karakter luhur LDII.
Sebagai bagian dari rangkaian pembinaan tersebut, LDII Pengasih menggelar kegiatan “Generus Fun Trip: Goes to Kebun Teh Jamus” pada 28–29 November 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan penyegaran (refreshing) bagi para santri generus setelah menjalani rutinitas pengajian yang cukup padat. Fun trip ini diikuti oleh seluruh santri generus serta keluarga para ustadz pembina generus.
Ketua panitia kegiatan, Ahmad Harun, menjelaskan bahwa fun trip ini menjadi sarana penting untuk menghilangkan kejenuhan sekaligus membangkitkan kembali semangat santri dalam mengikuti pembinaan. “Kegiatan ini kami rancang agar santri tetap bersemangat, merasa bahagia, dan semakin kompak dalam kebersamaan,” ujarnya.
Dewan Penasihat (Wanhat) PC Pengasih, H. Suparjo, menegaskan bahwa generasi penerus merupakan aset besar LDII yang harus dibina secara berkesinambungan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya dilakukan melalui pengajian rutin, tetapi juga melalui kegiatan rekreatif yang bernuansa edukatif. “Kegiatan seperti ini mampu menyegarkan pikiran santri sekaligus mempererat hubungan antara santri, ustadz, dan pengurus,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali pada Jumat malam dengan sesi nasihat keagamaan dari H. Suparjo sebagai bekal spiritual sebelum keberangkatan. Usai Salat Subuh keesokan harinya, para santri kembali mendapatkan pengarahan untuk memperkuat niat, menanamkan kedisiplinan, serta mengamalkan karakter luhur selama mengikuti kegiatan.
Suasana semakin semarak saat para santri mengikuti fun games setelah sarapan, yang dirancang untuk melatih kekompakan, kerja sama, dan sportivitas. Selanjutnya, para peserta menikmati keindahan alam Agrowisata Teh Jamus, Ngawi. Di tengah suasana alam pegunungan yang sejuk, santri diajak melakukan tadabur alam dengan membuat jurnal refleksi sebagai bentuk pembelajaran dari keteraturan dan keindahan ciptaan Allah.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satu santri, Faqih, mengaku senang bisa mengikuti fun trip tersebut. “Saya sangat senang ikut kegiatan ini. Bisa refreshing, bermain bersama teman-teman, dan berkunjung ke tempat baru,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, LDII Pengasih berharap para santri generus semakin rajin mengaji, lebih termotivasi mengikuti pembinaan, dan tumbuh sebagai generasi yang memiliki karakter luhur, sukses dalam pendidikan pendidikan agama dan sekolahnya.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia