
Kulon Progo (8/9) – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kulon Progo menggelar Halaqoh Kebangsaan, Sabtu (5/9). Kegiatan berlangsung di Serambi Masjid Agung Kulon Progo dengan mengangkat tema “Merajut Ukhuwah, Memperkokoh Bangsa”.
Halaqoh tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam di Kabupaten Kulon Progo. Di antaranya dari MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), serta pengurus MUI di tingkat kapanewon.
Ketua Umum MUI Kulon Progo KH Muh. Jumarin mengungkapkan, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahim sekaligus membangun komunikasi antarelemen umat Islam. “Melalui forum ini, kami ingin mengajak para peserta melihat keberagaman sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat yang perlu dirawat bersama,” ungkap KH Jumarin.
“Kegiatan ini juga merupakan konsolidasi organisasi yang melibatkan pengurus MUI Kabupaten Kulon Progo, MUI Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo, serta berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di wilayah setempat,” tambahnya. Selain agenda pembinaan tersebut, kegiatan ini juga dirangkai dengan tasyakuran dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Kyai Muhammad Wahib Jamil, yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan pentingnya membangun koordinasi dan komunikasi antarorganisasi keagamaan. Menurutnya, berbagai organisasi memiliki peran masing-masing dalam membina umat dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Menurut Kyai Wahib, kerja bersama akan lebih mudah dilakukan apabila komunikasi antarelemen masyarakat terus terjalin. Setiap organisasi dapat mengambil peran sesuai kapasitasnya, sehingga program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Ia juga mengajak peserta untuk memaknai ukhuwah bukan sekadar hubungan antarkelompok. Ukhuwah perlu dibangun dengan rasa kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama. Sikap tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kehidupan masyarakat tetap harmonis.
Dalam kehidupan sosial, perbedaan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Setiap orang maupun organisasi memiliki latar belakang, pemikiran, dan karakter yang berbeda. “Keberagaman dapat menjadi kekuatan ketika setiap pihak mampu saling menghargai. Dengan komunikasi yang baik, perbedaan dapat dipahami tanpa harus menghilangkan identitas masing-masing,” tutur Kyai Wahib.
Dalam konteks kehidupan beragama dan bermasyarakat, Kyai Wahib Jamil mengingatkan pentingnya mengedepankan kasih sayang. Rasa cinta kepada sesama umat dan masyarakat perlu diwujudkan dalam sikap sehari-hari. “Ukhuwah itu harus dibangun dengan rasa cinta. Kalau kita saling menyayangi, perbedaan tidak akan menjadi alasan untuk saling menjauh,” tuturnya.
Perbedaan dan keunikan yang ada di tengah masyarakat juga perlu disikapi secara dewasa. Setiap kelompok memiliki ruang untuk berkontribusi. Yang perlu diperkuat adalah titik temu dan tujuan bersama. “Kita memang berbeda dan memiliki keunikan masing-masing. Jangan sampai perbedaan itu membuat kita saling membenci. Justru perbedaan bisa menjadi kekuatan kalau kita bisa saling menghargai,” katanya.
Halaqoh tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk melakukan refleksi. Kehidupan bermasyarakat membutuhkan kemampuan untuk melihat persoalan dari sudut pandang orang lain. Dengan demikian, potensi kesalahpahaman dapat diminimalkan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Kulon Progo, Pandaya, menyambut baik pelaksanaan Halaqoh Kebangsaan tersebut. Menurutnya, forum yang mempertemukan berbagai organisasi keagamaan seperti ini penting untuk terus dirawat sebagai ruang silaturahim dan komunikasi.
“Forum seperti ini penting untuk terus dilakukan. Kita bisa saling bertemu, berkomunikasi, dan memahami satu sama lain. Dengan ukhuwah yang baik, insyaallah berbagai persoalan di masyarakat dapat kita hadapi bersama,” ujar Pandaya.
Ia berharap silaturahim antarelemen umat di Kulon Progo dapat terus terjaga dan berkembang menjadi sinergi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Perbedaan yang ada tidak menjadi penghalang untuk bekerja bersama dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga kerukunan di Kabupaten Kulon Progo.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia