Hadiri Undangan Kesbangpol Kulon Progo, DPD LDII Ikut Sinau Pancasila

Lines Kulon Progo. Untuk menyegarkan kembali ingatan para pengurus organisasi masyarakat mengenai Pancasila, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengadakan acara diskusi dan belajar bersama. Acara bertema “Sinau Pancasila dan Wawasan Kebangsaan” ini mengundang perwakilan 40 ormas di Kulon Progo. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menjadi salah satu peserta acara yang digelar Selasa, 9 Agustus 2022 di Terraskota Coffee & Kitchen, Giripeni, Wates.

Forum belajar Pancasila ini dibuka pada pukul 08.00 WIB oleh perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Slamet, S. Sos, S. SI. Slamet menyatakan bahwa Pancasila sebagai dasar negara, juga sebagai pandangan hidup bangsa.

“Maka jangan sampai kita tidak tahu tentang nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu generasi muda supaya sinau tetang Pancasila & wawasan kebangsaan.”, tutur Slamet.

Acara Sinau Pancasila

Kemudian acara selanjutnya masuk pada materi yang diisi oleh beberapa narasumber. Materi pertama adalah Pancasila bagi para pemuda sebagai pedoman dalam memegang estafet kepengurusan organisasi masyarakat. Bahasan ini disampaikan oleh Wakil Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Gatot Sugiharto, S. H, M. H.

Materi yang tak kalah penting berikutnya adalah sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) DIY nomor 1 tahun 2022 tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Disampaikan oleh anggota Komisi A DPRD DIY, Novida Kartika Hadhi, S. T. Novida menjelaskan bahwa acara ini telah menjalankan amanat perda tersebut pada pasal 2, yaitu penyelenggaraan pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan harus berlangsung sepanjang hayat sesuai perkembangan kemajuan pembangunan masa kini dan yang akan datang. Organisasi masyarakat perlu diberikan pengetahun terus menerus agar pemuda sebagai generasi berikutnya tidak kehilangan identitas dan nasionalisme.

Menyambung materi sebelumnya, BKKBN DIY, yang diwakili oleh Erni, juga menyampaikan pesannya kepada seluruh peserta. Dalam sesi ini, ia membahas tentang pembangunan ketahanan keluarga dengan nilai-nilai Pancasila adalah hal yang tidak bisa diremehkan. Nilai Pancasila perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan mewujudkan ketahanan keluarga.

Acara menjadi semakin lengkap dengan materi terakhir yang disampaikan oleh Korem 072 Pamungkas, Infanteri Kusbandono. Dalam materi ini, Kusbandono menyegarkan kembali ingatan peserta tentang sekilas sejarah bangsa Indonesia. Ia percaya bahwa memahami sejarah lebih dalam adalah akar dari rasa mencintai bangsa.

DPD LDII Kulon Progo yang kehadirannya diwakili oleh pengurus harian, H. Mujimin dan H Sudiyono menyatakan kepuasannya. Acara ini memberikan peserta ilmu dan pemahaman yang semakin dalam mengenai nilai Pancasila beserta contoh pengamalannya.

Check Also

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kulon Progo, DIY. (Foto ANTARA)

LDII Giripeni Hadiri Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni Kulon Progo

Kulon Progo (5/4) — Prosesi pemakaman militer prajurit TNI, Kopda Anm Farizal Rhomadhon, yang gugur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *