
Kulon Progo (16/8) – Semangat kebersamaan dan persatuan begitu terasa dalam Malam Tirakatan dan Sarasehan Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar warga Padukuhan III Bunder, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kulon Progo pada Sabtu (16/8). Sekitar 300 warga tumpah ruah mengikuti acara tersebut dengan penuh antusias.
Lurah Banaran, Haryanta, S.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antarwarga untuk membangun Kalurahan Banaran. “Dalam momentum kemerdekaan ini, mari kita saling mempererat persatuan dan kesatuan. Seluruh unsur masyarakat harus saling toleransi dan bersinergi, agar kita bisa bersatu padu membangun Kalurahan Banaran ini,” pesan Haryanta.
Senada dengan itu, Ketua PC LDII Galur, H. Pujimin, menegaskan komitmen warga LDII untuk selalu mendukung program pemerintah desa. Menurutnya, persatuan menjadi kunci utama terciptanya suasana kondusif di tengah masyarakat. “Kalau semua rukun, kegiatan masyarakat jadi kondusif, nyaman, dan damai,” ungkapnya.
Lebih jauh, Pujimin juga mengajak seluruh generasi muda untuk meneladani perjuangan para pahlawan dengan cara mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif. “Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita. Tugas kita sekarang adalah menjaga, mengisi, dan meneruskan perjuangan itu dengan membangun lingkungan yang rukun, membumikan karakter luhur, dan cinta tanah air. Inilah bentuk nasionalisme yang nyata,” tambahnya.
Suasana kebersamaan, guyub rukun, dan semangat nasionalisme yang tercermin pada malam tirakatan menjadi bukti bahwa warga Padukuhan Bunder siap melanjutkan estafet perjuangan dengan semangat gotong royong dalam membangun bangsa dan daerah.
Acara malam tirakatan ini juga dihadiri oleh Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Cabang Galur, Drs. H. Latyana, S.Ag., M.M., Dukuh Bunder Suharyanto, serta Ketua RT dan RW se-Pedukuhan Bunder.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia