Mengikuti Tren Fashion Sesuai Hadist, PC Wates Adakan Seminar

Mode berpakaian atau sering dikenal dengan fashion style saat ini sudah sangat beragam. Sayangnya, begitu banyak pilihan tren fashion yang ada membuat perempuan muslim kurang memperhatikan aturan berpakaian yang sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Akibat fenomena ini, LDII PC Wates mengadakan acara dengan tema “PERKASYA – Periksa Pakaian Syar’i”.

Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu, 17 Oktober 2021 ini digelar secara tatap muka dengan mematuhi protokol kesehatan yang sesuai. Dibuka pada pukul 8.45 oleh panitia, acara berlangsung lancar dan mendapat antusias peserta. Dengan peserta remaja putri se-PC Wates, seminar ini dihadiri oleh 28 peserta.

Berlokasi di Gedung DPD LDII Kabupaten Kulon Progo, seminar berlangsung dengan materi dari Saudari Nourul Annisa selaku mubaligh di PC LDII Wates. Sdri. Nourul menyampaikan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan syarat-syarat bagi perempuan muslim dalam berpakaian. Beliau merangkumkan bahwa terdapat 8 syarat yang harus ditaati. Diantaranya adalah pakaian tidak boleh ketat, tidak boleh menyerupai laki-laki, tidak boleh berniat untuk riya’, harus menutup aurat, tidak boleh memakai wewangian, dan sebagainya.

Dari materi yang disampaikan selama kurang lebih 1 jam ini, terdapat 3 pertanyaan yang masuk dari peserta acara. Salah satunya adalah pertanyaan mengenai cara mengikuti zaman dan perubahan mode berpakaian namun tetap syar’i. Sdri. Nourul menyampaikan, “Mengikuti zaman itu boleh-boleh saja, namun harus didasari dengan paham pada prinsip dasar berpakaian yang sudah diberikan Rasulullah SAW. Baru setelah itu, silahkan mix and match tren fashion kalian sesuai dengan tuntunan Nabi tersebut.”

Beliau juga menambahkan bahwa Allah SWT, melalui Rasulullah SAW, memberikan aturan-aturan tersebut bukan untuk mengekang perempuan muslim. Melainkan untuk menjaga kehormatan perempuan yang mulia. Begitu juga dengan kehormatan suami dan keluarganya. Jika kita bisa menaatinya, Allah akan memberikan pahala yang melimpah kepada perempuan, yaitu surga. Pakaian yang syar’i adalah bentuk ibadah yang tak boleh diremehkan.

tren fashion

Setelah penyampaian materi dan sesi tanya jawab selesai, peserta kemudian diajak untuk bertukar kado dengan peserta yang lain. Peserta merasakan keseruan saat sesi ini karena beberapa kado yang didapatkan tidak terduga isinya. Kemudian acara ditutup dengan nasihat dan doa oleh Ibu Dra. Ponijem pada pukul 11.00.

LDII PC Wates berharap dengan adanya acara ini remaja LDII semakin paham bahwa berpakaian menjadi salah satu bentuk ibadah yang harus diperhatikan tanpa harus merasa tertinggal dengan tren fashion yang berkembang. Rasulullah SAW pun sudah menerangkan berbagai macam hadist dan larangan bagi perempuan muslim. Bagi yang taat hingga akhir hidup, tentu surga akan diberikan kepada yang bertaqwa dan istiqomah menjalaninya.

Check Also

Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Kulon Progo, DIY. (Foto ANTARA)

LDII Giripeni Hadiri Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni Kulon Progo

Kulon Progo (5/4) — Prosesi pemakaman militer prajurit TNI, Kopda Anm Farizal Rhomadhon, yang gugur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *