Perempuan LDII DIY Dikukuhkan, MUI dan Bupati Sleman Beri Arahan

perempuan ldii

Lines Kulon Progo. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII DIY kembali menjalankan langkah besar yang melibatkan perempuan, yaitu pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) di bawah Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK). Pokja Perempuan LDII DIY masa bakti 2022-2026 resmi dikukuhkan pada hari Minggu (18/2) kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Tidak hanya dihadiri pengurus harian dan ketua DPW LDII serta pengurus Biro PPKK saja, acara ini turut mengundang Ketua MUI DIY Bidang Perempuan Remaja dan Keluarga (PRK), Dra. Hj. Habibah Musthafa, M.Si dan Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo.

Setelah pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris LDII DIY, Drs. H. Gatot Wardoyo dan Pengukuhan oleh Ketua DPW LDII DIY, Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. secara langsung, acara dilanjutkan dengan arahan dari Ketua MUI DIY Bidang PRK. Habibah mengapresiasi adanya Pokja Perempuan LDII DIY ini mengingat perkembangan dunia dan teknologi yang semakin pesat dan pasti ada dampak negatif yang terbawa jika tidak dipersiapkan dari sekarang. Salah satunya adalah derasnya informasi yang masuk ke semua kalangan usia, termasuk anak-anak. Sehingga peran perempuan, terutama ibu, dalam membentengi buruknya pengaruh informasi menyimpang menjadi sangat penting.

perempuan LDII
Arahan Ketua MUI DIY Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga

“Terima kasih atas kesediaannya. Saya percaya Ibu-ibu bisa mengemban amanah ini, di samping peran penting di keluarga masing-masing. Semakin kukuh (maka) semakin kokoh, selamat dan semoga berhasil kedepannya,” tutup Habibah.

Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman siap bekerja sama dengan Perempuan LDII, melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kustini menegaskan bahwa pengurus yang baru saja dikukuhkan adalah perempuan pilihan,

“Ibu-ibu ini adalah perempuan pilihan. Ayo terus semangat mengemban amanah. Mari maksimalkan potensi positif yang kita miliki bersama,” tegasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Webinar bertajuk Adiksi Gadget, Problematika, dan Solusinya yang disampaikan oleh dr. Tika Prasetyawati, Sp. KJ. Dimoderatori oleh Ketua Perempuan LDII DIY, Prof. Dr. Dra. Eli Rohaeti, M.Si., peserta webinar diajak langsung untuk mengisi survei singkat seputar pengenalan gadget kepada anak.

Beberapa titik yang tersebar di seluruh DIY juga terlihat mengikuti webinar ini dengan antusias. Di Kulon Progo sendiri, setiap PC dan/atau PAC dianjurkan mengikuti jalannya acara dari awal hingga akhir. Salah satunya adalah titik studio mini PC Pengasih di Masjid Al Haq, Margosari. Dari acara ini, pengurus LDII DIY di semua tingkatan akan meningkatkan acara pendukung berikutnya untuk meningkatkan kualitas perempuan.

perempuan LDII
Perempuan LDII PC Pengasih, Kulon Progo mengikuti webinar secara daring

Check Also

Pengajian Ulama dan Umaro perdana di rumah dinas bupati Kulon Progo

LDII Kulon Progo Dukung Pengajian Ulama–Umara, Pandaya: Kami Siap Jadi Tuan Rumah Berikutnya

Kulon Progo (13/3) – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menginisiasi kegiatan Pengajian Rutin Ulama dan Umara, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *