LDII Kulon Progo Bekali Ibu dan Remaja Putri Keterampilan Membuat Dimsum Hingga Teknik Penyajian

Hasil karya peserta pelatihan teknik plating (penyajian dimsum) DPD LDII Kulon Progo
Hasil karya peserta pelatihan teknik plating (penyajian dimsum) DPD LDII Kulon Progo, Minggu 4 Oktober 2026

Kulon Progo (4/10) – DPD LDII Kulon Progo melalui kolaborasi Bagian Pendidikan Umum dan Pelatihan (PUP) serta Pemberdayaan Perempuan, Kesejahteraan Keluarga (PPKK) menggelar pelatihan membuat dimsum dan teknik penyajiannya. Kegiatan berlangsung di Kompleks DPD LDII Kulon Progo, Gunung Gempal, Giripeni, Wates, Kulon Progo, DIY, pada Ahad (4/10).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta. Mereka merupakan perwakilan dari setiap PAC LDII di Kulon Progo, masing-masing terdiri atas satu remaja putri dan satu ibu. Pelatihan menghadirkan narasumber Lisya Cahyaningtyas.

Ketua Bagian PUP DPD LDII Kulon Progo, Wasno, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali warga LDII dengan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Semoga melalui pelatihan ini ibu-ibu dan remaja putri bisa mempraktikkan cara membuat dimsum yang dapat dinikmati bersama keluarga. Selain itu, keterampilan ini juga dapat dikembangkan menjadi peluang untuk berwirausaha,” ujarnya.

Sementara itu, Bagian PPKK DPD LDII Kulon Progo, Suwarti, menjelaskan pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan bekal keterampilan kuliner yang kreatif, ekonomis, dan memiliki peluang usaha.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya mengajarkan cara mengolah makanan. Peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai teknik penyajian (plating) agar makanan terlihat lebih menarik dan memiliki nilai jual.

“Kami ingin kegiatan ini memberikan keterampilan yang bisa langsung dipraktikkan. Selain untuk kebutuhan keluarga, mudah-mudahan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kemandirian, dan kerja sama antara ibu dan remaja putri,” jelasnya.

Dalam paparannya, Lisya Cahyaningtyas, mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir. Menurutnya, kehadiran peserta mencapai 100 persen dari target yang telah ditetapkan.

Pemilik Lisya Grosir Snack Serba Lima Ribu dan Dapur Mamah Emir ini mengatakan, membuat dimsum sebenarnya cukup mudah. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga relatif mudah ditemukan di sekitar. Karena itu, keterampilan tersebut dapat dipraktikkan di rumah untuk kebutuhan keluarga maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Resepnya mudah dan bahan-bahannya tersedia di sekitar kita. Jangan takut untuk mencoba. Kalau sudah bisa membuat sendiri, keterampilan ini juga bisa menjadi bekal untuk berwirausaha,” jelasnya.

Selanjutnya, peserta juga berkesempatan mengikuti praktik dan melihat langsung teknik pengolahan hingga penyajian dimsum agar hasilnya menarik dan memiliki nilai jual.

Pelatihan pembuatan dimsum dan teknik penyajian oleh DPD LDII Kulon Progo Minggu 4 Oktober 2026
Pelatihan pembuatan dimsum dan teknik penyajian oleh DPD LDII Kulon Progo

Lomba tersebut menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta. Mereka berlomba menyusun dan menghias dimsum dengan bahan-bahan yang sederhana. Kreativitas dalam penyajian menjadi salah satu aspek yang dinilai. Juara pertama lomba plating diraih oleh perwakilan PC LDII Samigaluh.

Salah satu peserta dari PAC LDII Tawangsari, Meita, mengaku menikmati kegiatan tersebut. Meskipun awalnya hadir sebagai peserta pengganti, ia mendapatkan pengalaman baru dari pelatihan tersebut.

“Walaupun saya sebenarnya peserta pengganti, tetapi saya menikmati kegiatannya. Ternyata makanan bisa diberi hiasan yang sehat seperti selada dan tomat. Selain terlihat cantik, juga tetap sehat,” ungkapnya.

Meita berencana membagikan keterampilan yang diperolehnya kepada warga di lingkungannya. Ia bahkan akan mengusulkan agar materi ini dapat dipraktikkannya dalam kegiatan pengajian putri di PAC setempat.

Melalui pelatihan tersebut, LDII Kulon Progo berharap keterampilan kuliner dapat terus dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang memperkuat kemandirian keluarga dan membuka peluang usaha bagi ibu maupun generasi muda.

Check Also

Pandaya (berbaju putih, berdasi) berfoto bersama KONI Kulon Progo, Pengda FGI DIY, dan pengurus yang lain usai Muskab FGI Kulon Progo yang berlangsung di RM Thinthing Sentolo

Pandaya Kembali Pimpin FGI Kulon Progo, Bidik Prestasi di Porda DIY 2027

Kulon Progo (2/10) – Pandaya kembali dipercaya memimpin Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *