SDIT Bina Insan Mulia Raih Delapan Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Kadisdikpora Kulon Progo 2026

SDIT Bina Insan Mulia meraih 8 medali pada Kejuaraan Pencak Silat Piala Kadisdikpora Kulon Progo 2026
SDIT Bina Insan Mulia meraih 8 medali pada Kejuaraan Pencak Silat Piala Kadisdikpora Kulon Progo 2026

Kulon Progo (13/10) – Siswa SDIT Bina Insan Mulia (BIMA) meraih prestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Kulon Progo 2026. Dalam kejuaraan yang berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Exhibition Hall Taman Budaya Kulon Progo tersebut, delapan atlet cilik sekolah itu berhasil membawa pulang satu medali emas, dua perak, dan lima perunggu.

Pelatih ekstrakurikuler pencak silat SDIT BIMA, Muksen Nur Hidayat, mengatakan sekolah mengirimkan delapan atlet dalam kejuaraan yang diikuti pelajar jenjang SD dan SMP sederajat se-Kabupaten Kulon Progo. Seluruh atlet SDIT BIMA masih duduk di kelas satu dan dua sekolah dasar.

“Alhamdulillah, dari delapan siswa yang mengikuti kejuaraan, kami berhasil meraih satu emas, dua perak, dan lima perunggu. Harapannya, anak-anak bisa mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan dan keberanian mereka,” ujar Muksen.

Medali emas diraih Rais Nur Khoiru Ramadhan. Dua medali perak diperoleh Muhammad Hafiz Akmaludin dan Gibral Hazbi Fidinillah. Sementara itu, lima medali perunggu diraih Arkana Rafindra Latif, Akhtar Afnan Luthfi, Daffa Akhtar Ramadan, Ikhsan Raditya Putra, dan Grizel Mifkyara Zelin.

Menurut Muksen, kejuaraan bukan semata-mata menjadi ajang untuk mengejar kemenangan. Pembinaan karakter luhur melalui pertandingan juga penting untuk membentuk mental, keberanian, dan pemahaman siswa mengenai aturan dalam olahraga pencak silat.

“Selain mempraktikkan jurus yang sudah dipelajari, anak-anak perlu memahami aturan pertandingan dan menjunjung sportivitas. Kami ingin mereka berani, tetapi tetap mampu mengendalikan diri dan menggunakan kemampuan secara positif,” tambahnya.

Bagian Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPD LDII Kulon Progo, Teguh Fidinillah, mengapresiasi prestasi para siswa dan pihak-pihak yang mendukung pembinaan mereka. Ia menilai olahraga dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak usia dini, termasuk disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan sportivitas.

“Prestasi ini patut disyukuri dan diapresiasi. Namun, yang tidak kalah penting adalah proses pembinaannya. Anak-anak belajar disiplin melalui latihan, membangun keberanian saat bertanding, serta menghormati lawan dan mematuhi aturan,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan sekolah, pelatih, dan orang tua. Menurutnya, prestasi olahraga bukan hanya tentang medali, tetapi juga bagaimana anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensinya.

Guru Pendidikan Agama Islam di SDIT BIMA ini berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Ia juga mengapresiasi para pelatih, guru, serta orang tua yang telah memberikan pendampingan dan dukungan kepada para atlet muda di sekolah naungan LDII ini.

Prestasi ini sesuai dengan visi SDIT BIMA, yaitu menjadi tempat tumbuhnya generasi berkarakter unggul, berprestasi, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Check Also

Pelatihan pembuatan dimsum dan teknik penyajian oleh DPD LDII Kulon Progo Minggu 4 Oktober 2026

LDII Kulon Progo Bekali Ibu dan Remaja Putri Keterampilan Membuat Dimsum Hingga Teknik Penyajian

Kulon Progo (4/10) – DPD LDII Kulon Progo melalui kolaborasi Bagian Pendidikan Umum dan Pelatihan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *