
Kulon Progo (17/7) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah di Griya Dhahar De Sumiran, Pandowan, Galur, Kulon Progo, Jumat (17/7). Musyawarah tersebut menjadi forum koordinasi sekaligus pemantapan persiapan menghadapi Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026.
Kegiatan dihadiri Dewan Penasehat (Wanhat), Ketua DPD, Pengurus Harian DPD, Ketua Pimpinan Cabang (PC), dan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC). Hadir pula tokoh masyarakat Sumiran, serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulon Progo, Nasib Wardoyo.
Dalam kesempatan tersebut, Sumiran berbagi pengalaman selama mengemban amanah sebagai Camat Girimulyo. Ia menceritakan berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pegunungan yang kerap menghadapi bencana alam.
Selain itu, Sumiran juga berbagi pengalaman saat menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ia mengingatkan pentingnya menjauhi minuman keras karena membawa dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan.
“Jangan sampai mendekati minuman keras. Hukumnya haram dan hanya akan membawa kerugian bagi diri sendiri maupun keluarga,” pesannya.
Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo periode 2024–2029, Nasib Wardoyo mengisahkan atas amanah yang diterimanya sebagai wakil rakyat. “Saya menjadi anggota dewan itu merupakan kehendak Allah. Termasuk dipertemukan dengan bapak-bapak dari LDII pada kesempatan ini juga merupakan kehendak Allah,” ujarnya.
Nasib berharap silaturahim antara DPRD dan LDII Kulon Progo dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah sangat penting dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
“Ke depan semoga kita dapat terus menjalin silaturahim dan kerja sama. Apabila LDII membutuhkan pelatihan-pelatihan atau program pemberdayaan masyarakat, kami siap memfasilitasi dan menjembatani sesuai kewenangan yang ada,” katanya.
Sementara itu, Dewan Penasehat DPD LDII Kulon Progo, Kyai Wasito, mengajak seluruh pengurus untuk terus bersemangat dalam menjalankan amanah organisasi.
Menurutnya, pengurus LDII harus terus meningkatkan karya, kontribusi, dan komunikasi sebagai bagian dari pengabdian kepada umat dan masyarakat.
“Tugas kita sebagai lembaga dakwah adalah melaksanakan amar makruf nahi mungkar, mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Jika mampu dilakukan dengan tindakan, maka lakukan. Jika belum mampu, sampaikan dengan lisan. Dan apabila belum mampu juga, maka doakan dengan hati,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat berdakwah harus diwujudkan melalui keteladanan, kepedulian sosial, serta kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD LDII Kulon Progo, Pandaya, memimpin pembahasan persiapan Muswil VIII DPW LDII DIY yang akan dilaksanakan pada 25-26 Juli 2026.
Pandaya menjelaskan berbagai aspek teknis telah dipersiapkan, mulai dari koordinasi keberangkatan peserta, pembagian titik keberangkatan wilayah utara dan selatan, pendataan pengurus yang akan menginap di Pondok Pesantren Baitussalam Daengan, hingga penyiapan seragam dan dress code peserta.
“Alhamdulillah, seluruh pengurus menyatakan komitmennya untuk hadir dan mendukung penuh pelaksanaan Muswil VIII LDII DIY. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran pengurus dalam menyukseskan agenda organisasi,” ujarnya.
Menurut Pandaya, Muswil merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kontribusi LDII bagi masyarakat, bangsa, dan daerah.
Ia berharap seluruh pengurus dapat menjaga semangat kebersamaan, memperkuat koordinasi, dan menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Musyawarah berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Dipilihnya Griya Dhahar de Sumiran sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahim dengan tokoh masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi dan bertukar gagasan dengan berbagai elemen di luar organisasi.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia