Lines Kulon Progo – Libur semester bagi pelajar menjadi salah satu momen yang banyak dinantikan. Tidak hanya untuk beristirahat dari berbagai macam tugas sekolah, liburan juga banyak dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi program pembelajaran. Terutama bagi pendidikan non-formal seperti yang dimiliki oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), yaitu pendidikan yang fokus pada ilmu agama.
Program pembelajaran yang diterapkan LDII mengacu pada pengenalan dan pemahaman Al Qur’an. Mulai dari membaca, menulis, hingga hafalan surat-surat pendek dalam Al Qur’an. Anak-anak dari usia PAUD hingga SD kelas 6, yang biasa disebut sebagai caberawit, mendapatkan target materi setiap semester. Pada akhir semester, setiap anak akan mengikuti evaluasi seberapa banyak ilmu yang diserap.

Seperti yang telah dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kulon Progo, pada hari Minggu, 2 Juli 2023 lalu. Bertajuk Festival Anak Sholih Sholehah (FASS), acara mengusung tema “Menuju Generasi Penerus yang Alim Faqih, Berakhlakul Karimah, dan Mandiri”. Bertempat di Masjid Al Iman dan aula gedung DPD LDII Kulon Progo, Giripeni, acara dimulai dengan registrasi semua caberawit didampingi orang tua masing-masing.
Mewakili panitia, Andhika Widiasto mengungkapkan bahwa peserta generus caberawit yang hadir saat itu mencapai 400 orang dari seluruh KBM (Kegiatan Belajar Mengaji) di bawah naungan LDII di Kulon Progo.

Materi evaluasi pagi itu terdiri dari kemampuan membaca tilawati sesuai kelasnya masing-masing serta hafalan doa dan surat pendek. Khusus pada kelas 5 dan 6, materi praktik wudhu dan sholat juga diujikan. Sedangkan bagi kelas PAUD dan TK, mewarnai dan menggambar menjadi salah satu runtutan serunya Festival Anak Sholih.
Acara berjalan semakin meriah saat anak-anak dikumpulkan kembali dan mengikuti kuis berhadiah. Teguh Fidinillah sebagai dari Bagian Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPD LDII menyampaikan pentingnya FASS sebagai evaluasi pelaksanaan KBM dalam satu semester sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi generus.
Dalam sambutannya, Dewan Penasihat DPD LDII Kulon Progo, Maridja mengingatkan anak-anak terkait ketertiban mengaji dan mengikuti arahan dari guru. “Anak-anak, ngajinya supaya semangat agar menjadi generasi penerus yang alim faqih, berakhlaqul karimah, dan mandiri.”, tutur Maridja.
DPD LDII Kulon Progo berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin. Baik di tingkat PAC, PC, maupun DPD seperti saat ini. Selain menyenangkan, kegiatan ini bisa memberikan andil dalam terciptanya tri sukses generus, yaitu alim faqih (faham ilmu agama), berakhlaqul karimah (memliki budi pekerti luhur), dan mandiri.
DPD LDII KULON PROGO Lembaga Dakwah Islam Indonesia